Misi 8 (Pembayaran & Tagihan Rumah Kos)


Misi kali ini adalah menguji ketahanan aplikasi yang kita buat. Dengan nama lain, stress test. Ada banyak sekali tools bersifat open source yang menyediakan fitur tersebut. Kali ini kita akan menggunakan stress test online tanpa harus download dan instal tools tersebut.

Kesempatan kali ini, stress test akan terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama untuk melakukan stress test pada Web Server, Web Service dan Database. Kedua stress test untuk aplikasi Manager dan yang terakhir stress test untuk aplikasi client.

1. Stress Test Web Server, Web Service dan Database
Untuk melakukan tes ini, ada baiknya untuk memperhatikan apakah Web Server tidak diakses terlebih dahulu. Jadi pastikan benar-benar tidak ada yang mengakses. Sebab hal tersebut sangat berpengaruh pada hasil stress test. Terbukti pada stress tes di atas, ada banyak sekali yang mengakses Web Server, sehingga stress tes yang awalnya mampu mengirim hingga 9 request setiap detiknya, kini tinggal sekitar 3 request setiap detiknya.

Situs Stress Test untuk Web Server, Web Service, dan Database yang saya gunakan adalah,



2. Stress Test Android Project (.apk)
Ada banyak situs yang menyediakan layanan stress test khusus Mobile App dengan gratis meski ada beberapa keterbatasan seperti lama dan terasa berat. Meski begitu, fitur stress test yang ada perlu untuk dipertimbangkan.

Situs Stress Test untuk Android Project yang saya gunakan adalah,


Download aplikasinya di sini

Tutorial Pengenalan Framework Phalcon



Pengenalan Framework Phalcon

Phalcon merupakan framework PHP paling cepat saat ini. Kecepatan eksekusi programnya mengalahkan beberapa framework terkenal. Phalcon juga sempat menjadi perbincangan menarik di salah satu forum PHP Indonesia. Diawali dari thread salah satu anggota yang membagikan hasil survey Popular PHP Framework oleh SitePoint (http://www.sitepoint.com/best-php-frameworks-2014), selanjutnya banyak member yang berkomentar dan tidak menyangka bahwa nama yang terasa asing ini menempati urutan kedua terpopular setelah Laravel dengan perolehan 16.73%. Jujur, pada waktu itu pun saya adalah salah satunya yang baru tahu nama Phalcon.
Project Phalcon sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak 2012, kemudian baru meraih stable release  tidak lama ini tepatnya pada 6 June 2014. Framework ini ditulis dalam bahasa C, C++, dan PHP. Phalcon juga menggunakan pola MVC seperti halnya framework popular lainnya seperti Cake, Codeigniter, Yii, Laravel, dll. Catatan penting yang harus kita tahu, ternyata wujud Phalcon adalah PHP C-Extension. Phalcon tidak ditulis dalam plain PHP.
Phalcon dibungkus dalam ekstensi C, bertujuan untuk menangani lebih banyak request. Jika ditulis dalam C maka kecepatan eksekusi program akan lebih cepat dan penggunaan resource juga berkurang.

Adapun langkah-langkah sebagai berikut:

1. Installasi Phalcon Framework

untuk lebih jelasnya, Klik link dibawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=HALuu70a_mk 

2. Installasi Phalcon Development Tool Untuk membuat sebauh website

untuk lebih jelasnya, Klik link dibawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=jiMTK0Z2-aI 

3. Langkah Membuat Hello World pada framework phalcon

untuk lebih jelasnya,  Klik link dibawah ini: 
https://www.youtube.com/watch?v=FfXzGMjCbp4 

4. Perancangan struktur database untuk aplikasi pendaftaran dengan phalcon framework

untuk lebih jelasnya, klik link dibawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=6f5P1w7kkhY 

5.  Pemasangan template bootstrap pada project di phalcon

untuk lebih jelasnya, klik link dibawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=5-YlXuDSJz4&feature=youtu.be

6. Koneksi antara aplikasi dan databse

untuk lebih jelasnya, klik link dibawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=EBROLS5IOFg&feature=youtu.be




Tugas 8 (Stress Test)


Baiklah kali ini kita akan melakukan pengujian aplikasi kita yang berupa webserver kita sebelum kita launch aplikasi kita ke pasar hehehe

Kali ini saya menggunakan Aplikasi Webserver Stress Tool yang dikembangakan oleh paessler.
Jika belum memilikinya dapat di download di https://www.paessler.com/tools/webstress

Oke,

1. Kita buka Aplikasinya,maka kan tampil seperti ini

2. Pada tampilan di atas kita dapat mensetting berapa banyak user yang akan mengklik,waktu yang digunakan,dan jumlah delay per click,kemudian

3.Kita memasukkan URL dari webserver yang ingin kita test,seperti gambar dibawah ini


4. Setelah kita memasukkan URL nya kita akan menunggu proses dari test berikut,dan akan ditampilkan sepert ini.






5. Setelah menunggu proses selesai,maka akan keluar hasil sebagai berikut





Demikian Uji Coba Stress Tool yang saya gunakan terhadap aplikasi saya,semoga bermanfaat :D


Created by : Rangga Whiki P/1134018/Proyek 2 #Proyek2



 
 

Misi 7 (Pembayaran & Tagihan Rumah Kos)


Sekarang kita bangun aplikasi pembayaran dan tagihan rumah kos di Pondok Anisa Jatinangor. Berdasarkan desain dan perancangan yang ada di misi sebelumnya, aplikasi akan terbagi menjadi dua:

  1. Aplikasi khusus untuk manajemen pembayaran (Matakos)
  2. Aplikasi khusus untuk pengingat tagihan kos (Notakos)
Kedua aplikasi di atas akan terhubung dengan satu database melalui web service yang disediakan. Pada misi 6 kita sudah mencoba untuk mengakses database melalui web service. Kini kita bangun dua aplikasi untuk satu database dengan batasan masing-masing.

Aplikasi Manajemen Pembayaran Rumah Kos Berbasis Android di Pondok Anisa Jatinangor ini dapat diunduh di SINI.

1. MATAKOS
Aplikasi manajemen khusus untuk pemilik atau pengurus kos. Aplikasi ini memiliki fitur sebagai berikut,
  • Register User
  • Login
  • Menampilkan daftar transaksi
  • Menambahkan transaksi
  • Memperbarui transaksi
  • Menghapus transaksi

2. NOTAKOS
Aplikasi notifikasi khusus client yang memiliki batasan sebagai berikut,
  • Notifikasi
  • Cek transaksi
Selain dua aplikasi itu, kita membutuhkan webservice. Download saja di link atas. Pasang di web server dan jalankan. Pastikan tidak ada yang error.

oleh
Moch Yusuf Asyhari
1.13.4.019

Misi 6 (Pembayaran & Tagihan Rumah Kos)


Kali ini kita libatkan database dalam membangun aplikasi. Dalam kesempatan ini, kita tidak lagi menggunakan localhost, kita coba menggunakan hosting sebagai server database. Database yang digunakan kali ini adalah MySQL.


  1. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat databasenya di Control Panel > phpmyadmin. Bagi kalian yang biasa menggunakan localhost, phpmyadmin tidaklah jauh berbeda. Semuanya serupa hanya saja kali ini selalu membutuhkan koneksi internet untuk mengaksesnya.
  2. Setelah membuat database, kita buat web servicenya. Web Service yang digunakan adalah JSON. Letakkan Web Service di public_html agar dapat diakses oleh public. Filenya dapat diunduh di SINI.
  3. Usai itu, kita coba akses file Web Service tersebut. Apakah hasilnya sesuai dengan algoritma yang diinginkan.
  4. Langkah berikutnya membangun aplikasi mobile untuk memanipulasi melalui web service tersebut. Aplikasinya dapat diunduh di SINI.
  5. Dalam aplikasi Android terdapat kelas config yang berfungsi untuk mendefinisikan setiap url Web Service.
  6. Dalam aplikasi Android terdapat RequestHandler yang berfungsi untuk mengendalikan permintaan . Seperti mengirim data atau menerima data.
  7. Dalam aplikasi Android terdapat LoginRequest dan RegisterRequest. Dua web service tersebut sengaja terpisah dengan alasan keamanan. Selain itu RegisterRequest dan LoginRequest juga terhubung pada Web Service password yang berisi Hash Encryption sebagai Network Security.
  8. Selanjutnya jalankan aplikasi dan pastikan semua berjalan lancar. Perhatikan pula alamat hosting dan jaringan internet.



Misi 5 (Pembayaran & Tagihan Rumah Kos)


Kali ini kita akan membangun aplikasi dasar. Hal ini sangat berguna untuk mengetahui dasar yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi Android. Dalam Android Studio terdapat 3 bagian penting yang saling terikat. Ketiga bagian itu adalah,
1. Android Manifest
2. Java
3. Res

Hal dasar yang perlu diketahui pada ketiga bagian di atas antara lain,
1. Android Manifest

  • Menginformasikan set versi SDK yang digunakan dalam aplikasi
  • Merubah kode versi aplikasi saat melakukan update aplikasi
  • Memberi akses permission untuk fitur pada aplikasi
  • Menerjemahkan string atau label ke dalam aplikasi yang diperlukan, seperti string icon launcher, app name.
  • Inisialisasi dukungan layar perangkat


2. Java

  • Menghubungkan Layout dengan Android Manifest
  • Sumber logika aplikasi
  • Memiliki struktur Inisiasi, Deklarasi, dan Fungsi
  • Terdiri dari beberapa kelas yang meliputi atribut dan method
  • Setiap versi SDK memiliki beberapa fungsi yang berbeda


3. Res

  • Menghubungkan Java dengan User
  • Sumber tampilan aplikasi
  • Menggunakan bahasa XML
  • Semua fitur telah disajikan dalam palette yang terletak di sisi kiri
  • Semua palette dapat dikustomisasi melalui properties

Hal-hal di atas merupakan kunci sederhana untuk memulai proyek Android. Selebihnya adalah pengembangan untuk tingkat lanjut dengan fitur yang lebih kompleks. Untuk menjalankan proyek Android, kita harus melakukan sync project atau gradle agar struktur Android tersusun sebelum dilakukan eksekusi atau run program.

4. Gradle
  • File gradle ini berisi library yang digunakan 
  • versi aplikasi
  • signed key properties
  • lokasi repository
  • dibuat secara otomatis saat membuat project baru


Tugas 7 (Demo Aplikasi)


Nah pada tutorial ini saya akan memberikan demo aplikasi dan penjelasan struktur proyek yang saya bangun.
Pada Java :
1.MainActivity.java : merupakan fungsi utama dari aplikasi kita
2.DetailBerita.java : merupakan fungsi yang digunakan menampilkan detail berita
3.FileCache.java : class yang berfungsi membuat file cache pada memory external
4.ImageLoader.java : class yang berfungsi untuk menampilkan gambar,dan mengkonversi gambar kedalam bitmap.
5.LazyAdapter.java : class yang berfungsi untuk meletakkan gambar kedalam ListView.
6.MemoryCache.java : class yang berfungsi untuk manajemen memory cache pada external storage.
7.Utils : class yang berfungsi menangani input stream & output stream.

Layout :
1.activity_main.xml : menampilkan urutan keseluruhan berita
2.list_row.xml : merupakan menampilkan gambar dan judul berita kedalam aplikasi
3.single_list_item.xml : merupakan tampilan detail berita.

AndroidManifest.xml
Berfungsi menghubungkan seluruh aplikasi dan proyek,dan tempat konfigurasi dari proyek,seperti target sdk dan min sdk.

Kemudian aplikasi dapat di Run,sehingga dapat ditest keseluruhan fungsinya,seperti yang ada dalam video.
Aplikasi dapat di download di github saya yaitu ,  di https://github.com/ranggawhiki/portalberitakampus

Demikian tutorial dari saya,salam sukses and happy code ! :D

Created by : Rangga Whiki P/1134018/Proyek 2 #Proyek2