Perangkat Cerdas Penyiraman dan Pemupukan Tanaman Hidroponik Pada Greenhouse

09:50 Pemrograman Web 2 Comments



Di era yang serba modern ini, hampir semua kegiatan yang dilakukan oleh  manusia digantikan oleh sebuah teknologi canggih untuk membantu memperbaiki kualitas kerja tanpa membutuhkan tenaga lebih dan dengan hasil yang akurat. Oleh karena itu manusia dituntut untuk mencari dan mengembangkan teknologi yang praktis dan mudah untuk dikembangkan. Dengan adanya suatu sistem yang baik dan terstruktur, akan membuat suatu pekerjaan menjadi lebih mudah untuk diselesaikan seperti halnya proses penyiraman pada tanaman yang dikelola oleh pemilik tanaman hidroponik.
Pada umumnya para pemilik tanaman hidroponik menyiram tanamannya dengan cara manual, apabila permukaan tanah terlihat kering maka disitulah proses penyiraman dilakukan.
Dengan adanya masalah tersebut, saya berinisiatif untuk merancang sebuah alat untuk menyiram tanaman tersebut secara otomatis menggunakan mikrokontroler sebagai pengendali nya. Sehingga saat pemilik meninggalkan lokasi pun dapat terkontrol dari jarak jauh.

Tujuan dibuatnya prototipe ini adalah memudahkan alat untuk dipresentasikan kepada publik karena alat yang sesungguhnya tidak memungkinkan untuk dibawa secara mobile dikarenakan dimensinya yang besar dan alat ini akan bekerja apabila telah dirancang dan dipasang di suatu tempat.
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah diatas, maka tujuan yang ingin dicapai adalah:
1.      Membantu pemilik tanaman untuk tidak membutuhkan banyak tenaga untuk melakukan proses penyiraman dengan otomatis.
2.      Melalui sistem ini, para pemilik tanaman lebih mudah untuk menyiram tanamannya, dikarenakan alat dapat membantu penyiraman dengan waktu yang telah ditentukan dan terjadwal secara rutin.

System yang akan dirancang mempunyai batasan – batasan yang harus dipahami.

1.      Sistem ini diperuntukkan kepada pemilik tanaman hidroponik.

2.      Sistem ini hanya bisa beroperasi di lingkungan indoor atau didalam ruangan, dikarenakan alat yang dirancang berupa rangkaian elektronik. Ini tidak memungkinkan untuk dipakai di luar ruangan.

Cara Pembuatan :

alat ini dibuat menggunakan mikrokontroler yang diintegrasikan dengan desktop application berbahasa visual basic dan menggunakan database Ms. SQLServer.

alat mengirimkan data suhu dan kelembaban pada aplikasi, kemudian aplikasi memproses data suhu dan kelembaban untuk dibandingkan dengan konfigurasi yang telah disimpan sebelumnya didalam database.

setiap data yang terbaca oleh aplikasi otomatis tersimpan didalam database untuk bisa dilihat grafik perubahan suhu dan kelembabannya. 



Cara Kerja Alat :
alat ini bekerja dengan cara membaca suhu, kelembaban udara dan kelembaban tanah melalui sensor yang dipasang pada mikrokontrloer. mikrokontroler mengirimkan data  pada pcuntuk di proses datanya. setelah data terbaca oleh sistem, sistem dapat memerintahkan mikrokontroler untuk melakukan prosespenyiraman jika status suhu dan kelembaban yang terbaca melebihi ambang batas yang telah ditentukan sebelumnya oleh pengguna. sehingga setiap perubahan suhu atau kelembaban otomatis akan tersimpan didalam database dan akan selalu dibandingkan dengan batas konfigurasinya.

durasi penyiraman ini tidak selalu sama dalam prosesnya dikarenakan ada sensor yang membaca kelembaban tanah. apabila tanah basah maka penyiraman hanya dilakukan sebentar saja, namun apabila tanah kering maka proses penyiraman berlangsung lama, dan akan berhenti sampai sensor membaca batas kelembaban tanah melebihi konfigurasinya yang telah ditentukan sebelumnya.

perangkat ini juga diberi validasi untuk menghentikan proses penyiraman pada jam tertentu. contohnya pada siang hari. tanaman juga butuh nutrisi yang didapat dari paparan sinar matahari pada siang hari, oleh karena itu penyiraman di siang hari akan dihentikan karena akan membuat tanaman mati. pada siang hari inilah yang membuat tanah menjadi kering. tetapi tidak akan ada proses penyiraman karena telah ditentukan waktu untuk menghentikan proses penyiraman pada siang hari ini.

untuk menghidupkan pompa pemupukan, sistem menggunakan waktu dalam konfigurasinya. karena untuk pemupukan tidak dapat dilakukan secara terus menerus  yang menyebabkan tanaman akan mati.

dimuat oleh :
Novaldi Rifqi, 1134052
D4 TI 3A
POLITEKNIK POS INDONESIA

2 komentar: